juni 23 besok, Evy, begitu kami biasa memanggilnya, genap berusia 6 tahun. Untuk anak seumur dia, sebagai tante -betul betul kumerasa tua dengan sebutan ini- aku tidak pernah berhenti terkejut dengan segala kata yang dia ucap. Pastinya bukan saya saja. Setahun yang lalu, ketika mama berinisiatif merayakan ulang tahun dia dan mengundang 200 anak -literally 200!! - memenuhi seluruh ruang tengah di rumah Kendari, aku mau tak mau harus memanggil pasukan khusus untuk menghias sudut sudut rumah yang tidak rendah. Andre, Suprin and friends, pasukan khusus yang selalu siap membantu, datang membawa berlusin2 balon panjang, bulat dan warna-warni. -Speaking of which, aku masih ngutang Andre 3 bungkug balon!.. hehehe-Anyway, Evy was there, around us. Waktu kita lagi sibuk-sibuknya nyiapin hiasan ini itu untuk kondangannya dia, dia juga sibuk ke sana kemari mencari cela apa yang bisa dia lakukan untuk membantu menghias. Tak bosan bosannya kusuruh dia tidur siang dan tak hilang akal dijawabnya semua yang kuucap. Suprin dan Andre geleng geleng kepala, ini sungguh tak wajar. Semua yang diucapnya seakan bukan keluar dari anak umur 5 tahun. You actually can have a real conversation with her! Even worse -or better?- she actually knows how to argue with you! hahahaha...
Tapi satu hal yang paling penting yang harusnya tak pernah kulupa, seperti anak kecil di seluruh dunia, dia tidak pernah lupa. Dia selalu ingat setiap kata yang orang lain sebut, yang orang lain janjikan. Minggu kemarin, waktu kita lagi ngobrol di telfon, iseng-iseng aku tanya, ¨Ntar ulang tahun mau kado apa?¨ Jawabnya dengan yakin.. ¨Lho katanya mau bawa Evy liburan ke Spanyol?¨ Hohohoo... My dear Eevelyn, baru mau enam tahun aja mimpinya udah ke Spanyol... ^^

0 comments:
Post a Comment